Tetap tenang selama pandemi virus korona adalah hal yang penting. Ada begitu banyak ketakutan dan ketidakpastian di sekitar situasi pandemi virus korona yang berkembang dengan begitu pesatnya. Orang-orang di seluruh dunia bergulat dengannya dalam berbagai cara.

Lalu, pertanyaan yang kita semua hadapi adalah: Bagaimana kita bisa setenang dan bahagia seperti kita, dalam situasi seperti ini?

Terkadang orang menganggap bahwa yang dinamakan dengan kebahagiaan berarti 100% bahagia, 100% bebas dari waktu. Tidak! Itu tidak mungkin, dan bahkan jika itu mungkin, itu tidak akan menjadi kehidupan yang baik.

Ada saat-saat ketika kita tidak merasa bahagia atau tenang, dan itu wajar dan alami. Tetapi bahkan pada masa-masa itu, kita dapat mengambil langkah-langkah untuk merasa sebahagia dan setenang yang kita bisa — dan dengan melakukan itu, kita membantu diri kita sendiri menghadapi krisis dengan lebih efektif, dan kita juga memperkuat diri kita untuk lebih membantu orang lain dan untuk kita. masyarakat.

Bagi orang-orang yang cukup beruntung berada dalam kesehatan yang baik (Jangan lupa berterima kasih ya), di samping langkah-langkah pencegahan penting seperti mencuci tangan dan mempraktikkan pembatasan sosial (social distancing), apa yang bisa kita lakukan dalam masa yang penuh tantangan seperti ini?

Ada beberapa hal atau tips yang bisa kita lakukan selama pandemi virus koran agar kita bisa tetap tenang. Namun perlu dicatat, bahwa tips-tips ini sifatnya kondisional, artinya: akan berubah ketika situasinya berubah.

Aku yakin bahwa aku akan menulis lebih dari satu tulisan tentang hal ini. Tetapi untuk saat ini, inilah yang ingin aku tuliskan, karena aku menghabiskan lebih banyak waktu di dalam dan jauh dari orang lain:

Jaga tubuh Anda

Ini penting untuk kesehatan dan juga untuk suasana hati. Tidur yang cukup, bangun pada jam normal, makan makanan sehat, minum secukupnya (jangan minum terlalu banyak atau terlalu sedikit), patuhi rutinitas kebersihan dan pakaian pribadi, dan hal-hal lain. Menjaga kebersihan selama karantina di rumah juga bisa menjadi tambahan kegiatan positif untuk psikologi kita.

Terus bergerak

Ini mungkin sulit jika rutinitas olahraga normal Anda terganggu. Cari tahu cara tetap aktif. Bahkan di ruang kecil Anda dapat melakukan yoga, Anda dapat menonton video YouTube untuk latihan senam, Anda dapat menggunakan aplikasi latihan, atau salah satu dari banyak sumber daya lainnya untuk memberi Anda latihan di rumah. Jadikan membersihkan atau merapikan perabotan rumah menjadi aktivitas. Dan ingatlah untuk sering berdiri dan berjalan-jalan, meskipun di dalam rumah.

Waspadai informasi yang berlebihan

Kita semua ingin tetap mengikuti berita terbaru, tetapi Saya yakin Anda akan kewalahan menghadapi derasnya arus informasi. Pelajari apa yang perlu Anda pelajari, tetapi jangan terjebak mencari informasi lebih dari dua jam. Usahakan hanya mencari informasi resmi dari pemerintah. Monitor waktu Anda sehingga Anda memiliki kebiasaan yang kuat. Misalnya, berita tentang virus korona muncul di waktu maghrib dan di pagi hari. Sebaiknya Anda menjadwalkan waktu untuk memeriksa acara terkini. Dua kali sehari cukup. Sehingga berita itu tidak memberondong sisi psikologis Anda.

Secara pribadi, saya menyarankan Anda tidak terlalu terpaku pada berita bencana virus korona. Jika saja saya tidak bekerja sebagai seorang jurnalis dan penulis yang dituntut untuk mengikuti perkembangan berita terkini, maka saya akan memblokir setiap berita tentang virus korona yang bersifat menakut-nakuti dan membuat kita khawatir.

Saya akan gunakan waktu saya untuk melihat wayang, atau menonton film jika sedang memegang gawai. Tapi tentu saja, membaca buku adalah yang terbaik.

Menyiapkan diri

Ketika krisis melanda, orang ingin bersiap. Orang tidak selalu bersiap dengan cara yang paling membantu dan rasional, tetapi mereka ingin melakukan sesuatu, dan mereka akan melakukan sesuatu. Jadi, dapatkan informasi dari sumber utama – seperti dari pemerintah – tentang bagaimana mempersiapkan dengan bijak, dan kemudian melakukannya. Tindakan adalah penangkal kecemasan.

Bantu orang lain

Salah satu aforisme saya adalah: Salah satu cara terbaik untuk membuat diri kita lebih bahagia adalah membuat orang lain lebih bahagia — atau lebih aman, atau lebih tenang, atau lebih siap. Cari cara untuk membantu orang lain, untuk memastikan mereka siap, bahwa mereka tahu Anda sedang mencari mereka. Salah satunya, saya berjuang melalui tulisan yang menghibur. Membagikan informasi kebaikan atau menulis cerita bahagia bisa menjadi langkah kecil Anda untuk membantu orang lain.

Terhubung dengan teman dan keluarga, dan menjangkau orang-orang yang mungkin merasa terisolasi

Ini adalah waktu ketika teknologi benar-benar dapat membantu kami! Telpon mereka. Bahkan kalau bisa, vidio call dengan mereka. Intinya buat orang terdekat kamu tetap tenang … kita semua ingin merasa diperhatikan dan dianggap. Hubungan sosial yang kuat adalah kunci menuju kebahagiaan, jadi temukan cara untuk membantu orang lain — dan diri Anda sendiri — agar tidak merasa terjebak dan kesepian.

Manfaatkan peluang ini dengan baik

Mungkin ini khusus bagi Anda yang masih punya banyak naskah belum selesai. Inilah saat yang tepat buat Anda untuk menyelesaikannya. Atau mungkin ini buat Anda yang ingin belajar gitar, atau belajar biola. Apapun itu, selesaikan keinginan Anda yang tertunda. Memasak dengan menu baru juga bisa.

Sesekali Baca Buku yang Tebal

Membaca buku tebal tentu membutuhkan waktu yang panjang. Dan di momen seperti inilah merupakan saat yang tepat untuk Anda membaca buku-buku tebal. Sebagai contoh, Aroma Karsa. Novel Dee Lestari yang 700 halaman lebih itu bisa menjadi opsi. Kenapa membaca buku yang tebal? Karena membaca buku tebal akan menjaga kondisi psikologis Anda tetap tenang dan fokus pada jalan cerita atau isi buku. Opsi lain mungkin Kisah 1001 Malam 7 jilid.

Atau mungkin Anda adalah penggemar Bumi Manusia, sekarang adalah saat yang tepat untuk membaca tetratologi Buru.

Yang paling penting dari tips-tips di atas adalah sabar dan kuat. Yakinlah, suatu saat, masa-masa ini akan bisa bermanfaat bagi kamu kelak. Jangan melihat sisi negatifnya, lihat sisi positifnya. Ambil hikmahnya.

Saran lain, mungkin mengumpulkan foto-foto lama akan sangat berguna bagi kesehatan psikologis kita. Jadi, harap tenang. Ujian sedang berlangsung. Demikian tips agar tetap tenang selama pandemi virus korona dari saya. semoga bermanfaat.

Sumber Gambar: Felipe Bustillo

Maghfur Munif

Aku lahir di Gresik, nomaden, pecandu kopi, arbitrer seperti bahasa, suka catur, dan kerap menulis. Cita-citaku manunggaling kawulo teks. Bisa dihubungi lewat Twitter: @punkysme atau email: punkysme@gmail.com

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *