Jenis Kertas Secara Umum – Ada beragam jenis kertas di pasaran yang disesuaikan dengan aplikasi spesifik atau industri tertentu. Setiap jenis kertas memiliki sifat spesifik dalam hal komposisi, produksi, dan penanganan. Penting untuk mengenal jenis kertas secara umum sebelum memilih bahan untuk suatu proyek, baik untuk mencetak buku, koran, majalah atau yang lain. Untuk memberikan beberapa panduan dalam pilihan ini, artikel ini memberikan ikhtisar jenis-jenis kertas yang paling umum di pasar.

Kertas Repro

Sumber gambar: Carr McLean

Disebut juga kertas offset atau kertas cetak. Ini adalah salah satu jenis kertas yang paling umum di pasaran dan diproduksi dalam jumlah besar. Secara umum, lembaran kertas ini dibuat dengan sedikit selulosa dan banyak pengisi, yang memudahkan pencetakan sebagai aplikasi utama mereka. Gramatur (satuan untuk menghitung kertas) yang paling umum berkisar antara 70 hingga 90 gram, meskipun mereka bisa mencapai 100 gram. Biasanya perusahaan akan mencari kertas repro berdasarkan tingkat keputihan kertas. Sebagian besar diperoleh dengan bantuan bahan pengisi (filler). Akan tetapi, karena hanya digunakan untuk aplikasi yang tidak memerlukan banyak penanganan, kertas jenis ini hanya cukup kuat untuk digunakan sebagian kecil printer atau mesin cetak dan dilipat.

Kertas HVS, kertas bookpaper, dan sebagainya masuk dalam kategori ini.

Evolusi dalam pembuatan bahan ini telah menyebabkan pabrik pulpa (bubur kertas) diintegrasikan ke dalam pabrik kertas untuk mengurangi biaya, dengan seluruh proses dilakukan di fasilitas yang sama. Kertas ini biasanya diproduksi dengan lebar 9 hingga 10 meter dengan kecepatan 2000 meter per menit.

Kertas Berlapis

Kertas berlapis diproduksi dengan serat lebih pendek dan panjang, dan bahan pengisi kertas dicampur dengan serat dan diikat, yang mana mungkin berbahan sintetis atau alami (biasanya kalsium karbonat). Lapisan kertas berlapis diterapkan pada selulosa, menghasilkan hasil pencetakan dan resolusi yang lebih baik (karena layar yang lebih tinggi). Ini karena tinta tetap berada di permukaan, dan akibatnya hasil cetakan lebih mengkilap dan lebih berwarna.

Sumber gambar: nurpack

Pilihan yang paling umum adalah kertas berlapis putih, karena jika lapisannya retak, warna latar belakangnya tidak terlihat (walaupun perbedaan warnanya akan terlihat pada lapisan warna). Ada yang matte atau semi-matte, juga melibatkan aplikasi tinta permukaan, meskipun dalam hal ini tinta kurang bersinar.

Proses produksi biasanya antara 7 dan 8 meter di mesin, dengan kecepatan hingga 1000 meter per menit.

Kertas Tisu

Sumber Gambar: Guaarocasas

Bahan ini sangat mudah menyerap dan lembut. Ketahanan airnya akan tergantung pada subtipe permasalahan, yakni kertas yang digunakan sebagai sapu tangan atau serbet harus tahan terhadap cairan agar tidak pecah dan berantakan saat digunakan. Selain itu, kertas tisu harus mudah larut. Untuk mencapai hal ini, perawatan berbeda diterapkan selama proses pembuatan dan biasanya diproduksi dengan serat yang baru.

Kertas tisu berwarna dibuat dengan proses pewarnaan massal. Cetakan dan relief diterapkan secara off-line begitu kertas telah meninggalkan mesin. Kertas ini biasanya dibuat dalam gulungan dengan lebar 4 meter yang kemudian dipotong sesuai pesanan pada kecepatan maksimum 2000 meter per menit.

Kertas Koran

Sumber gambar: Seekgif

Kertas koran, sesuai namanya, digunakan untuk mencetak surat kabar. Siklus hidupnya pendek, biasanya cuman satu hari karena memang alasannya untuk sehari. Karena alasan ini, kualitas bahan tidak perlu tinggi dan kertas diproduksi dengan residu pulpa mekanis. Lagipula kertas koran juga tidak perlu berwarna putih. Dan jarang kertas ini berwarna, atau warnanya memang seperti itu, agak abu-abu mbulak.

Karena kualitas kertas koran yang rendah ini, tinta yang menempel kadang kurang menempel atau pudar. Ini terlihat, misalnya jika digunakan untuk cetak foto dengan kualitas tinggi di koran yang biasanya terlihat kusam atau kurang cerah. Sifat mekanis kertas juga hampir tidak ada. Namun setidaknya, kertas ini bisa digunakan untuk pembaca agar ketika membolak-balik halaman koran tidak robek.

Kertas Kardus

Sumber Gambar: Guarrocasas

Karton atau kardus adalah produk yang dibuat dengan kertas, meskipun ini tidak selalu jelas karena ketebalannya.

Kertas kardus dibuat dengan pulpa kayu mentah yang tidak dikelantang. Karena itu, dalam membuat kertas kardus warna cokelat masih ada. Karena penampilan bukan masalah, biasanya dibuat dengan bahan daur ulang.

Kertas kardus terdiri dari tiga lapisan kertas, dua lapisan luar yang halus dan lapisan dalam yang bergelombang. Bagian dalam inilah yang membuat kertas karton punya kekuatan yang khas.

Dalam hal sifat mekanik, lapisan bergelombang membuat kertas kardus kuat, meskipun di sisi lain tidak cocok untuk digunakan sebagai kertas yang dicetak atau diprint, karena mungkin akan hancur tergantung pada tekanan yang diberikan padanya.

Satu subkelompok di dalam kardus adalah kertas Kraft, terbuat dari satu lapisan kertas. Ini digunakan untuk pengemasan yang lebih tipis, karena mudah ditangani dan juga untuk beradaptasi dengan produk spesifik yang akan dibungkus.

Kertas Karton

Sumber Gambar: Guarrocasas

Bahan ini digunakan untuk membuat sebagian besar wadah makanan, seperti kemasan sereal atau biskuit. Kertas karton terbuat dari serat yang sangat pendek yang biasanya bukan serat murni, karena lapisan dalam tidak perlu berwarna putih. Sebagai besar kertas karton lapisan yang berfungsi sebagai permukaan yang dapat dicetak dan juga untuk menjamin penampilan sisi luar dan terlihat untuk membuat produk menarik bagi konsumen. Gramatur kertas karton akan bervariasi tergantung pada industri target atau aplikasi atau produk tertentu. Dalam hal karakteristik mekanis, harus cukup kuat untuk menahan produk yang dibuka dan ditutup hingga tidak lagi digunakan.

Kertas Seni Rupa atau Kertas Gambar

Sumber gambar: Guarrocasas

Kertas seni rupa harus memiliki karakteristik teknis dan fungsional yang berbeda tergantung pada teknik artistiknya. Bahan ini dirancang sebagai pilihan yang lebih ekonomis untuk kanvas: pada kenyataannya, kertas ini benar-benar menampilkan karakteristik yang sangat baik dan dapat bertahan hampir seabad tanpa menjadi kuning. Pada kenyataannya, antara 1920 dan 1930, Guarro Casas mengalihkan tangannya ke pembuatan kertas khusus untuk karya Picasso, Miró, Dalí dan García Lorca.

Demikian beberapa jenis kertas secara umum yang ada di pasaran. Sebenarnya ada banyak sekali jenis kertas yang khusus dan sesuai dengan kategori-kategori tertentu.

Gambar artikel: Benceboros

Admin Kataloka

Admin situs Kataloka.org.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *