Biografi Dan Karya Penyair Jogja: Faisal Ismail – Faisal Ismail lahir pada 15 Mei 1947 di Prembuan, Sumenep, Madura. Ia merupakan anak pertama dari 3 bersaudara. Keluarganya merupakan keluarga pamong Kalurahan setempat – semacam carik atau sekretaris.

Riwayat pendidikan Faisal Ismail pertama (SD), PGAN Pamekasan, PHIN Yogyakarta 1964-1966 dan lulus pendidikan sarjana di IAIN Sunan Kalijaga Yogyakarta di tahun 1973.

Setelah lulus pendidikan sarjana, Faisal bekerja di Denpasar, Bali sekitar tahun 1974. Akan tetapi, di tahun 1975, Faisal kembali ke Yogyakarta dan mengajar di Fakultas Dakwah, fakultas almamaternya. Tak lama setelah itu, ia juga diangkat menjadi Wakil Dekan I di fakultas tersebut.

Sebagai penulis, ia mulai menulis puisi dan esai di tahu 1966. Saat itu, ia ikut bergabung dengan Persada Klub yang diselenggarakan oleh Umbu Landu Paranggi di mingguan Pelopor Yogya. Sejak saat itu, ia mulai sering menuli artikel kebudayaan umum dan banyak menulis buku-buku keagamaan.

Beberapa karya Faisal di antaranya: Obsesi (Kumpulan Puisi), dan Nyanyian Musim (antologi).

Percakapan Faisal Ismail dengan tim penerbit Antologi Puisi 32 Penyair Yogyakarta: Tugu.

– Sering kembali ke Madura?

+ Ah, jarang sekali.

– Kapan Faisal terakhir balik kampung halaman?

+ Sekitar tahun 1981.

– Berapa lama (di rumah)?

+ Sekitar semingguan

– Sekirannya tak tinggal di kota dan menetap di kampung halaman, apa tahan?

+ Setelah lama di Yogyakarta terasa, di sana panas sekali hawanya. Mana lagi ambil air harus nimba. Meskipun pola hubungan tradisional mulai pudar, tapi rasanya tak bisa pas lagi. Eksistensi individu tak lagi terakomodasi oleh lingkungan.

– Bapak Anda tahu kalau Anda menulis puisi?

+ O, almarhum tahu. Dan senang. Beliau juga ikut baca buku-buku novel dan kumpulan cerita pendek yang saya bawa pulang.

– Kalau kumpulan puisi?

+ Belum sempat saya gemar puisi. Karena itu beliau juga belum sempat ikut gemar membaca puisi. Sudah keburu wafat. Perutnya bengkak. Kata orang karena santet, tapi saya kira karena kanker.

  • Sajak-sajak dari Faisal Ismail
  • Telah Berserah Wajah Ini, Adikku
  • Gelora Laut Malam Hari Itu
  • Nina Bobo
  • Ifa, Sajak-sajakku, Selamat Malam
  • Pada Suatu Batas
  • Dalam Doa
  • Almanak
  • Senja Kemarau Di Muka Jendela
  • Mimpi
  • Seperti Pada Almanak
  • Piatu
  • Bayang-bayang Duka
  • Bagi Si Mati

Biografi Dan Karya Penyair Jogja: Faisal Ismail ini disarikan dari buku Antologi Puisi 32 Penyair Yogyakarta: Tugu yang diterbitkan oleh Dewan Kesenian Provinsi DI Yogyakarta bekerja sama dengan Bharata Offset Yogyakarta di tahun 1968.

Admin Kataloka

Admin situs Kataloka.org.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *