Dinamika Sejarah Umat Islam Indonesia merupakan buku yang ditulis Kuntowioyo. Buku ini termasuk dalam kategori Esai Sejarah yang diterbitkan Ircisod pada tahun 2017.

Kutipan

Warisan dan Kemerdekaan — Ketika kita memutuskan untuk menjadi warga negara, kita menghadapi persoalan yang sangat penting yakni bagaimana kita mendefinisikan kembali umat Islam. Keniscayaan sejarah memperlihatkan bahwa pertama-tama kita merumuskan diri sebagai kawula (abdi), kita pun mewarisi konsep wong cilik, lalu kita mewarisi konsep sebagai umat; kemudian juga mewarisi konsep sebagai warga negara. Perumusan-perumusan itu kemudian menyatu dalam kurun kita sekarang ini.

Saat kita berkedudukan sebagai warga negara, ketika kita menghadapi negara, ada yang masih bermentalitas sebagai kawula. Artinya, ada kalangan umat yang masih mendefinisikan dirinya sebagai kawula. Mereka menata hubungannya dengan negara seperti kawula menghadapi gusti. Dalam istilah politik, inilah yang disebut “subjectpolitical culture”, budaya  politik ngawula. Mereka melihat negara sebagai Raja atau Kaisar. Ini satu gejala dari sebagian umat Islam yang harus dihapuskan. — Sumber; Buku Dinamika Sejarah Umat Islam Indonesia, halaman 32.

Daftar Isi

  • Syukur dan Terima Kasih — ii
  • Pengantar Penerbit  — v
  • PENDAHULUAN — 1
    • Sikap Optimis Menghadapi Masa Depan —  2
  • BAGIAN PERTAMA – Dimensi Masa Lalu dan Masa Kini — 23
    • Kawulo, Wong Cilik, Umat, dan Warganegara: Tahap-Tahap Kesadaran Sosial Umat Islam di Indonesia — 24
    • Islam sebagai Suatu lde, Ikhtiar Merumuskan Kesadaran Masa Kini  — 36
    • Posisi Islam di Tengah Pertarungan Serba Ideologi Dunia — 49
    • Islam dan Masa Depan Masyarakat Industri di Indonesia  — 67
  • BAGIAN KEDUA – Merumuskan Tantangan dan Pemihakan — 93
    • Perlunya Peta Kondisi: Merumuskan Pijakan Sosial — 94
    • Dimensi-Dimensi Pergerakan slam di Indon. Ndonesia; Catatan untuk Angkatan Muda Islam —  102
    • Membendung Arus Fragmentasi Sosial — 112
  • BAGIAN KETIGA – Munculnya Format Baru  — 119
    • Kecenderungan Baru Kepemimpinan Islam — 120
    • Kecendekiawanan dan Kepemimpinan Profesional — 128
    • Peranan Cendekiawan Muslim dalam Proses Transformasi Sosial — 137
    • Tugas Cendekiawan Muslim dalam Masyarakat Teknokratis — 145
  • BAGIAN KEEMPAT – Mengembalikan Peranan Masjid  — 159
    • Masjid sebagai Pusat Gerakan  — 160
    • Musyarakah dan Jamaah — 167
  • PENUTUP
    • Membangun dengan Semangat Tauhid — 187
  • Sumber  — 197
  • Lentang Penulis — 201

Info buku ini dibuat khusus oleh redaksi dalam rangka untuk mempromosikan buku yang kami jual di Gerai Kataloka. Gerai Kataloka merupakan bagian dari Organisasi Kataloka yang menaungi jual-beli buku orisinal. Oleh karena itu, jika Anda tertarik dengan buku (judul), sudi kiranya mampir di gerai kami.

Admin Kataloka

Admin situs Kataloka.org.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *