Islam Aktual merupakan buku yang ditulis Jalaluddin Rahmat. Buku ini termasuk dalam kategori Kumpulan Esai yang diterbitkan Mizan pada tahun 1991.

Kutipan

MAKNA CENDEKIAWAN ISLAM —  kekuatan finansial yang dahsyat terpusat pada tangan-tangan militer; pemuda dimiliterkan; dan kesetiaan warganegara, khususnya pegawai negeri, diawasi secara ketat oleh kekuatan polisi yang setiap hari makin bertambah kuat saja. Orang-orang yang berpikiran politik bebas ditindas. Rakyat secara halus di-indoktrnasi oleh radio, pers, dan sekolah. Di bawah tekanan rekayasa rahasia dari kaum militer, luas cakupan informasi rakyatmakin lama makin sempit.” Inilah ucapan Albert Einstein yang keras terhadap rencana Presiden Truman untuk mengembangkan bom Hidrogen.

Sejak itu, tidak henti-hentinya Einstein mengecam tindakan pemerintah Amerika yang dianggapnya akan menghancurkan kemanusiaan. Dan sejak itu pula, Einstein – ilmuwan besar itu – menjadi cendekiawan. Orang yang terlibat dalam data dan gagasan analisis adalah ilmuwan; orang yang bergelut dalam penerapan praktis adalah teknokrat; orang yang berjuang untuk menyebarkan dan menegakkan gagasan normatif adalah moralis. Cendekiawan adalah orang yang ingin menggabungkan semuanya. “Definisi cendekiawan yang sejati, ujar J. P. Nettl, “bukan saja harus mengandung sejenis pemikiran tertentu, tetapi juga ada hubungannya dengan socio-cultural dissent)”. Lewat pencerahan ilmiah, didorong oleh keinginan untuk memberikan kontribusi praktis bagi masyarakatnya, dan terutama sekali karena keterikatannya pada nilai-nilai yang dimuliakannya, seorang cendekiawan cenderung kecewa pada kemapanan. la terpanggil pada untuk memberikan perlawanan sosiokultural. — Sumber; Buku Islam Aktual, halaman 105-106.

Daftar Isi

  • TENTANG PENULIS — 5
  • KATA PENGANTAR  — 7
  • PROLOG: ISLAM MASA KINI  — 13
  • BAGIAN PERTAMA – RISIKO PEMBANGUN JEMBATAN: REFLEKSI ATAS MASALAH UKHUWAH — 19
    • Bertengkar Itu Jelek — 21
    • Benarkah Perpecahan Itu Takdir? — 24
    • Biang-Kerok Perpecahan Umat — 29
    • Penegak Mazhab Ukhuwah  — 34
    • Pembaharu Nonsektarian — 38
    • Menyambung Tali Persaudaraan — 43
    • Risiko Pembangun Jembatan — 45
  • BAGIAN KEDUA – MEDIA UNTUK ORANG KECIL: REFLEKSI ATAS MASALAH KOMUNIKASI DAN MEDIA MASSA — 51
    • Khutbah-Agama Televisi  — 53
    • Videopolitik: Perang Lewat Televisi  — 56
    • Komunikasi yang Beradab  — 62
    • Teori-Teori Monitor — 64
    • Para Da’i Versus Globalisasi — 66
    • Prinsip-Prinsip Komunikasi dalam Al-Quran — 76
    • Peran Media Massa lslam — 88
    • Media untuk Orang Kecil — 95
  • BAGIAN KETIGA – NASIHAT BAGI BIROKRAT: REFLEKSI ATAS MASALAH POLITIK DAN KEKUASAAN — 95
    • Primordialisme — 97
    • Hipotesis di Seputar ICMI  — 100
    • Makna Cendekiawan Islam  — 105
    • Nasihat bagi Birokrat —  108
    • Kekuasaan — 112
    • A Religion which Began with “No” — 114
    • Pasiva dalam Neraca Gerakan Modernis Islam — l18
    • Quo Vadis Muhammadiyah? — 127
  • BAGIAN KEEMPATT – KITA PERLU SAINS DAN TEKNOLOGI: REFLEKSI ATAS MASALAH PEMBAHARUAN PEMIKIRAN — 131
    • Kita Perlu Sains dan Teknologi — 133
    • Logika dan Literatur: Modal Berpikir Kritis  — 135
    • Imsak ‘ An dan Imsak Bi — 140
    • Zakat Profesi: Duapuluh Persen? — 145
    • Lebaran: Terapi Modernitis — 154
    • Mengatur Tata Cara Haji  —  159
    • Tarikh Nabi Muhammad saw.: Kritik Historis  — 162
    • Memahami Tanda-Tanda Zaman  — 170
  • BAGIAN KELIMA – SOSOK-IDEAL WANITA MUSLIMAH: REFLEKSI ATAS MASALAH KELUARGA DAN KEPEMIMPINAN — 175
    • Wasiat Nabi saw. di Mina — 177
    • Dan Anak-Anak pun Menjadi Korban — 181
    • Hak-Hak Anak di dalam Islam — 183
    • Dan Wanita pun Menjadi Korban  — 192
    • Sosok-ldeal Wanita Muslimah — 194
    • Tangan yang Dicintai Allah  — 199
    • Muhammad saw. Memimpin dengan Cinta  — 201
    • Hari-Hari Terakhir Nabi Muhammad saw. — 212
  • BAGIAN KEENAM – JASA-JASA ORANG MISKIN: REFLEKSI ATAS MASALAH PENDERITAAN UMAT  — 223
    • Jangan Jadi Korban — 225
    • Argumentum Ad Hominem  — 227
    • Dukacita Dunia Islam — 229
    • Kami Tidak Perlu Bantuanmu — 232
    • Jasa-Jasa Orang Miskin — 235
    • Zakat Fitrah dan Mitos-Mitos Kemiskinan  — 239
    • Abu Dzar: Pahlawan Kaum Mustadh’atin — 243
    • Tuhan, di Manakah Hatim Sekarang? —  248
    • Ibn Qayyim Menyingkap Strategi Iblis  — 253
    • Akibat Dosa terhadap Kehidupan Masyarakat  — 257
  • BAGIAN KETUJUH – SYAHID, PUNCAK KEBAJIKAN: REFLEKSI ATAS MASALAH PERJUANGAN UMAT — 271
    • Amanah Ilahiah — 273
    • Hanya Korban yang Berkurban  — 278
    • Hari Syuhada —282
    • Khaibar: Kemenangan Pasukan Muhammad saw — 286
    • Sebelum Karbala Memerah Darah — 291
    • Syahid: Puncak Kebajikan — 295
  • EPILOG: ISLAM MASA DEPAN  — 299
  • KEPUSTAKAAN  — 305
  • INDEKS  — 309
    • Indeks Kutipan Ayat Al-Quran  — 309
    • Indeks Kutipan Hadis Nabi saw. — 310
    • Indeks Subjek  — 311

Info buku ini dibuat khusus oleh redaksi dalam rangka untuk mempromosikan buku yang kami jual di Gerai Kataloka. Gerai Kataloka merupakan bagian dari Organisasi Kataloka yang menaungi jual-beli buku orisinal. Oleh karena itu, jika Anda tertarik dengan buku (judul), sudi kiranya mampir di gerai kami.

Admin Kataloka

Admin situs Kataloka.org.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *