Islam yang Menyenangkan merupakan buku yang ditulis Edi AH Iyubenu. Buku ini termasuk dalam kategori “Agama” yang diterbitkan Ircisod pada tahun 2017.

Kutipan

Pengantar Penulis — Kegelisahan terbesar yang makin buncah di kepala dan batin saya belakangan ini ialah menyaksikan ruahnya ucapan, tulisan, dan tindakan yang menepikan hal prinsipil bagi semua ras manusia, yakni akhlak. Etika. Good attitude. Jika disarikan, segala ekspresi fakir akhlak itu -yang tentuny menyesakkan dada semua kita yang mengedepankan kejernihan nalar dan batin—bersumber pada ontran-ontran politik.

Makin pelik dan luas tatkala tendensi politik itu meminta tolong pada tashih-tashih keagamaan. Sempurnalah segala intrik itu mengeduk sokongan dari mana-mana, membesar, meluas, melebar, sampai tak pernah terperikan lamat-lamat mulai menggigiti kesatuan bangsa ini. Sedih sekali saya melihatnya. Pula Anda tentunya.

Agama apa pun, termasuk lslam yang saya cintai, jelas memiliki dimensi sakralitasnya. Kesuciannya. Janganlah pernah siapa pun mengulik dimensi sakral agama, karena niscaya hanya akan memantik reaksi negatif dari pemeluknya. Itulah sebabnya semua pemeluk agama harus selalu merawat spirit saling menghormati, bagaimana pun perbedaannya. —- Sumber: Islam yang Menyenagkan, halaman 5.

Daftar Isi

  • Pengantar Penulis. — 5
  • Daftar Isi. — 9
  • Bagian 1 (Wacana-Wacana Keislaman)
    • Yang Maha Semau Gue. — 13
    • Islamnya Para Staf Ahli Gusti Allah. — 19
    • Merisaukan Badai Islam Radikal. — 27
    • Mencemaskan Pluralisme Bangsa lni. — 3
    • Memunguti Fatwa-Fatwa Haram yang Berserakan Bagai Sampah. — 41
    • Perihal Bid’ah yang Menggelisahkan. — 51
    • “Malappae Manok Ngabang  (Membumbui Burung Terbang). — 59
    • Nalar yang Bengkok. — 65
    • Muslim Itu Seyogianya Lokomotif Kesejukan Buat Semua. — 71
    • Hal Paling Menyedihkanlalah Tidak Bisa Bersedih di Tengah Kesedihan. — 83
    • Perkara Metodologi dan Dampak-dampaknya. 89
    • Memanjat Bukit Cahaya (Gradasi-Gradasi Ontologi ala Mulla Shadra). — 97
    • Skema “Makna dan Signifikansi Sebuah Tafsir (Usaha Paradigmatis Meletakkan Tafsir pada Tempatnya). — 103
    • Neymar, Nasr Hamid Abu Zayd, dan Sejarah sang Pemenang. — 109
    • Beragama Sebagai (Seyogianya) Pengalaman Beragama. 117
    • Tuhan Pun Diperkosa. — 125
    • Muslim Anonymous dan Pelajaran Mimikri Dani Alves. — 131
    • Islam yang Menyenangkan. 139
  • Bagian 2 (Wacana-Wacana Umum)
    • Analogi Kekerasan Agama dan Sepak Bola. — 151
    • Penyeru Toleran yang Sekaligus Intoleran. — 157
    • Kanan dan Kiri Itu Bukanlah Apa-Apa di Hadapan Agama. 163
    • Keadaban di Mata Seekor Kera. — 175
    • Semua Akan Berdoa pada Waktunya. — 183
    • “Cara Bebal” Melawan Segala Bentuk Terorisme. — 193
    • Hidup Tanpa Cinta. — 203
    • Kapan Terakhir Kali Bahagia?. — 209
  • Indeks — 213
  • Tentang Penulis. — 222

 

Info buku ini dibuat khusus oleh redaksi dalam rangka untuk mempromosikan buku yang kami jual di Gerai Kataloka. Gerai Kataloka merupakan bagian dari Organisasi Kataloka yang menaungi jual-beli buku orisinal. Oleh karena itu, jika Anda tertarik dengan buku (judul), sudi kiranya mampir di gerai kami.

Admin Kataloka

Admin situs Kataloka.org.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *