Kamar Rahasia merupakan buku yang ditulis oleh Muhammad Wibi Aregawa. Buku ini termasuk dalam kategori Novel (Horor) yang diterbitkan Mim pada tahun 2010.

Kutipan

“Itu pasti akibat bergaul sama pemuda kampung,..” Ujar Hermawan kesal lalu pergi keluar diikuti Danang. — Kamar Rahasia

*

Brakkk. Suara meja digebrak Hermawan. Keindahan pagi hari dimulai dengan kemarahan Hermawan kepada Lestari. Meja makan itu berguncang keras, beberapa hidangan tumpah di atas meja. Lestari dan Danang yang sudah siap mau berangkat ke kantor jadi terdiam.

“Lestari, duduk sini” bentak Hermawan

Lestari segera duduk dengan wajah ketakutan. Danang ikut duduk pula, seakan ingin tahu apa yang telah terjadi.

“Sekarang kamu sudah jadi pembangkang, Lestari. Sepertinya kamu mau menantang papa.. iya? jawab.” teriak Hermawan marah

Lestari hanya diam sambil menundukkan kepalanya.

“Papa sengaja membuat aturan ketat untuk kamu, supaya kamu tidak sembrono. Kamu ini putri seorang konglomerat, kamu harus menjaga nama baik papa. Berapa banyak laki-laki yang kamu sakiti? rata-rata mereka anak dari rekan bisnis papa. Apakah mereka-mereka itu kurang tampan, kurang kaya? papa kenal Bobby, dia tampan lulusan Amerika, pandai dan mampu mengembangkan bisnis gurita ayahnya tapi malah kamu putusin begitu saja, lalu Aditya dia pemuda baik tampan dan cerdas, berpikiran modern memegang  perusahaan ayahnya tapi kamu menjauhkan Aditya begitu saja. Dan sekarang Dimas. kenapa kamu tidak mau sama Dimas? dia baik, sopan penuh pengertian, eksekutif muda yang sukses, lulusan terbaik Amerika, punya banyak jaringan bisnis ke luar negeri.”

“Tapi pap, semua lelaki yang papa sebutin itu maniak sex” sahut Lestari tegas

Plakk. Sebuah tamparan keras di wajah Lestari. Tangan Hermawan melayang cepat, mama dan Danang tidak sempat mencegah.

“Kurang ajar kamu, tidak mungkin mereka seperti itu. Mereka orang terpandang punya pendidikan tinggi

Terserah papa, saya sudah dewasa saya berhak menentukan masa depan saya sendiri” sahut Lestari kemudian berlari ke kamar

“Lestari..lestari mau kemana kamu? teriak Hermawan

Tapi Lestari tidak peduli, ia terus pergi ke kamarnya.

“Papa.. kasar sekali sih” ucap mama yang langsung mengejar Lestari ke kamarnya

“Itu pasti akibat bergaul sama pemuda kampung,..” Ujar Hermawan kesal lalu pergi keluar diikuti Danang. — Sumber: Buku Kamar Rahasia halaman 101-102

Daftar Isi

  • Bab Satu — 1
  • Bab Dua —9
  • Bab Tiga —17
  • Bab Empat —23
  • Bab Lima —36
  • Bab Enam —43
  • Bab Tujuh —47
  • Bab Delapan —52
  • Bab Sembilan —61
  • Bab Sepuluh —69
  • Bab Sebelas —75
  • Bab Dua Belas —79
  • Bab Tiga Belas —87
  • Bab Empat Belas —93
  • Bab Lima Belas —101
  • Bab Enam Belas —107
  • Bab Tujuh Belas —111
  • Bab Delapan Belas —118
  • Bab Sembilan Belas —125
  • Bab Dua Puluh —132
  • Bab Dua Puluh Satu —139
  • Bab Dua Puluh Dua —145
  • Bab Dua Puluh Tiga —153
  • Bab Dua Puluh Empat —159
  • Bab Dua Puluh Lima —169
  • Bab Dua Puluh Enam —176
  • Bab Dua Puluh Tujuh —181
  • Bab Dua Puluh Delapan —191
  • Bab Dua Puluh Sembilan —197
  • Bab Tiga Puluh  —205
  • Bab Tiga Puluh Satu —219
  • Bab Tiga Puluh Dua —228
  • Bab Tiga Puluh Tiga —233
  • Bab Tiga Puluh Empat —236
  • Bab Tiga Puluh Lima —243
  • Bab Tiga Puluh Enam —247
  • Bab Tiga Puluh Tujuh —253
  • Bab Tiga Puluh Delapan —259
  • Bab Tiga Puluh Sembilan —265
  • Bab Empat Puluh —273
  • Bab Empat Puluh Satu —278
  • Bab Empat Puluh Dua —293
  • Bab Empat Puluh Tiga —303
  • Bab Empat Puluh Empat —321
  • Bab Empat Puluh Lima —333
  • Bab Empat Puluh Enam —347
  • Tentang Penulis —367

Info buku ini dibuat khusus oleh redaksi dalam rangka untuk mempromosikan buku yang kami jual di Gerai Kataloka. Gerai Kataloka merupakan bagian dari Organisasi Kataloka yang menaungi jual-beli buku orisinal. Oleh karena itu, jika Anda tertarik dengan buku (judul), sudi kiranya mampir di gerai kami.

Admin Kataloka

Admin situs Kataloka.org.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *