Kolom Demi Kolom merupakan buku yang ditulis Mahbub Djunaidi. Buku ini termasuk dalam kategori Esai yang diterbitkan Ircisod pada tahun 2018.

Kutipan

Pilihan: Kebudayaan Semangat atau Panjang Akal —  Tempo dulu, kalimat “sudah menjadi tradisi” sudah cukup menyetop orang yang masih banyak cingcong. Argumen, pertimbangan, dalih, diharap supaya minggir saja. Prates? Tak lain dari kerja berandalan. Tradisi adalah sang perahu yang masih berfungsi. Sekarang soalnya lain. Telah muncul di tengah-tengah kita gembala sosial baru, kaum modernis dengan perangai jejaka kota, berteriak tanpa waswas Tradisi, menyingkirlah kalian”.

Apa sebetulnya yang terjadi? —-  Sumber; Buku Kolom Demi Kolom, halaman 12.

Daftar Isi

  • Kata Pengantar — 5
  • Daftar Isi — 8
  • Pilihan: Kebudayaan Semangat atau Panjang Akal — 12
  • Bukan Kabinet Tua Bangka — 18
  • Dinamisasi via Binatang — 23
  • Per-“kapling'”-an Parpol.  28
  • Demokrasi: Martabat dan Ongkosnya — 33
  • Ibarat Hewan Apakah Kita Ini? — 38
  • Jepang Modern dari Sudut yang Lain — 43
  • Nostalgia Bulan November — 48
  • Kepemimpinan Baru, Nah! —  53
  • Parlemen Pakai Karcis — 58
  • Mengunyah-ngunyah Strategi — 62
  • Dari Buruh ke Karyawan — 66
  • Menggali Mitos Lama — 70
  • Silang Selisih tentang “Nasionalisme” — 74
  • Sebuah Kado Hari Jadi Jakarta — 79
  • Musim Gubernur — 84
  • Nasihat yang Bertubi-tubi — 89
  • Bukan Ini, Bukan Itu — 93
  • Sekitar Peranan Mulut — 97
  • Suka-Duka Orang Berada — 101
  • Sedikit Bermisal-misal — 105
  • Sahabat Saya Orang Pansus — 109
  • Keluhan Kelima — L3
  • Senam Pagi, Satu Dua, Satu Dua — 117
  • Cerewet Tidak, Bisu Tidak — 121
  • Ada PR buat PT — 125
  • Seperti Halnya Laki-Bini — 129
  • Perkumpulan “How-How” — 134
  • Ane-Ente di Condet — 138
  • Demam dan Aturan-aturannya — 142
  • Ngobjek Pemilu — 146
  • Calon-Calon Itu — 150
  • Menyunat Alat Niaga — 155
  • Menggalakkan “Dewan-Oriented” — 160
  • Pemilu Tahun 1982 — 165
  • Titipan Kilat — 170
  • Tolehan Tengku — 175
  • Tuan Tanah “Pancasilais” — 180
  • Tap Tap Khilaf —  185
  • Bisnis Kuburan — 190
  • Ucapkanlah dengan Angka — 194
  • Pengecam PBB — 198
  • Sekitar Kepercayaan — 203
  • Bulan Puasa Anak-Anak Sekolah — 207
  • Sang Matahari ‘Lah Tenggelam — 211
  • Juara Pertama Penataran — 216
  • Omong-Omong dengan Donald Wilhelm — 221
  • Menggotong Imam Sofwan Menjelang Subuh — 225
  • Anjuran Bung Karno kepada Ali Sastroamidjojo — 229
  • Ihwal Desa — 233
  • Mat Subversip — 237
  • Ayatollah dari Pulogadung — 241
  • Pemilu 1982 — 244
  • Turun, Tidak, Turun, Tidak! — 248
  • Pabila “TimeTunnel” Salah Setel — 252
  • Sepuluh — 256
  •  Protes Abdurrahman — 260
  • Dua Tahun Menjelang Orwel — 264
  • Menjadi Calon — 268
  • Pahlawan dari Salemba — 272
  • Wedana Teladan — 276
  • Syndrome Galunggung — 281
  • Tentang Pemukiman — 285
  • Konvensi — 289
  •  Begitulah Adanya — 293
  • Cabe Bawang Sang Diktator — 297
  • Sang Waktu — 301
  • Oleh Sebab Itu — 305
  • Sepatu Betawi — 309
  • Bukan Kampanye — 313
  • Pahlawan yang Tertahan di Berkas — 317
  • Mengapa Tidak — 321
  • Afrika — 324
  • Indeks — 328
  • Tentang Penulis — 336

Info buku ini dibuat khusus oleh redaksi dalam rangka untuk mempromosikan buku yang kami jual di Gerai Kataloka. Gerai Kataloka merupakan bagian dari Organisasi Kataloka yang menaungi jual-beli buku orisinal. Oleh karena itu, jika Anda tertarik dengan buku (judul), sudi kiranya mampir di gerai kami.

Admin Kataloka

Admin situs Kataloka.org.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *