Kronik Betawi merupakan sebuah karya dari penulis Ratih Kumala. Buku ini termasuk dalam kategori Novel yang diterbitkan Gramedia pada tahun 2008.

___

Sesuai dengan judulnya “Kronik Betawi”, Ratih Kumala mencoba menceritakan kembali perjalan waktu kecilnya dengan bumbuhan cerita fiksi. Sebuah novel dengan latar belakang tanah Betawi yang sempat menjadi cerita bersambung pada bulan Agustus sampai bulan Desember 2008.

Secara sengaja dia mencoba memberi tahu bagaiamana sejarah sebenarnya dimasa lalu, menegani perjalan Betawi dan anak daerahnya yang mengalami modernisasi. Tentang lenong, Mantra Jiung dan yang katanya budaya Betawi “kawin”.

Buku ini adalah karya keempat Ratih Kumala, yang sebel umnya menribtikan tiga buku novel, Tabula Rasa (2004), Genesis (2005), dan Larutan Senja (2006). Disini ia menulikan memori masa kecilnya di Jakarta, tepatnya Pondok Gede, yang pada saat itu masih kental dengan budaya Betawi.

Nilai plus untuk novel ini, menurut saya adalah penggunaan diksinya. Banyak sekali pecakapan memakai bahasa bahasa Betawi, dan juga pemberi sinopsis yang tidak biasa. Kebanyakan mereka adalah orang sana asli seperti Julleha yang menulis “Emang orang Betawi itu tukang kawin ye?, aye kagak setuju kalo ini dibilang tradisi”, komentarnya. —- selamat membaca.

Info buku ini dibuat khusus oleh redaksi dalam rangka untuk mempromosikan buku yang kami jual di Gerai Kataloka. Gerai Kataloka merupakan bagian dari Redaksi Kataloka yang menaungi jual-beli buku orisinal. Oleh karena itu, jika Anda tertarik dengan buku (judul), sudi kiranya mampir di gerai kami.

Admin Kataloka

Admin situs Kataloka.org.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *