Madura 1850 1940 merupakan buku yang ditulis Jurgen Hubemas. Buku ini termasuk dalam kategori Sejarah (Disertasi) yang diterbitkan Ircisod pada tahun 2017.

Kutipan

Karya ini merupakan studi mengenai perubahan dan Kelangsungannya, bagaimana kekuatan-kekuatan alam dan sejarah memengaruhi masyarakat Madura di tiga kerajaan pribumi: Bangkalan, Pamekasan, dan Sumenep selama satu abad sebelum Indonesia merdeka. Cakupan waktu dalam studi ini, 1850-1940, tidaklah secara langsung menunjuk suatu periodisasi; sebab dalam perkembangan sosial dan sejarah tidak ada permulaan maupun akhir. Batasan waktu yang dipilih di sini terutama mengingat akan kemudahan sumbernya. Tak jarang studi ini bergerak maju maupun mundur melewati batas waktu yang ditetapkan. Selain itu, tahun 1850 menjadi tanda batas dari dasawarsa penguasa-penguasa pribumi terpaksa menyerah kepada penguasa kolonial Belanda. Belanda memperkenalkan sebuah sistem pemerintahan ganda dengan menetapkan pengangkatan patih atau perdana menteri (rijKSbestierder) di Kerajaan Bangkalan  (187) dan Sumenep (1854) — Sumber; Buku Madura 1850 1940, halaman 1-2.

Daftar Isi

  • PENGANTAR — v
  • DAFTAR PETA DAN BaGA —  ix
  • DAFTAR TABEL — xi
  • DAFTAR SINGKATAN- — xv
  • DAFTAR ISI — xxi
  • PENDAHULUAN — 1
    • Pokok Masalah — 1
    • Pendekatan: Sejarah Masyarakat  — 6
    • Ringkasan Masalah  — 7
    • Catatan Mengenai Sumber —  20
  • DASAR-DASAR EKOLOGIS — 25
    • Tanah dan Iklim — 25
    • Tipe-Tipe Tanah  — 32
    • Persediaan Air — 41
    • Penanaman — 46
    • Permukiman Penduduk — 61
    • Pertumbuhan Penduduk — 71
    • Migrasi —  76
    • Kepadatan Penduduk — 85
    • Tingkat Subsistensi — 92
    • Defisiensi Pertanian-98
  • ORGANISASI SOSIAL — 117
    • Organisasi Produksi — 117
    • Organisasi Negara — 139
    • Gangguan Kapitalis — 156
    • Reorganisasi Kolonial — 166
    • Kata Penutup  — 202
  • KELAS-KELAS NEGARA: SËNTANA, MANTRI, DAN ABDI — 226
    • Status, Kelas, dan Pekerjaan — 226
    • Sentana atau Bangsawan — 236
    • Mantri atau Birokrat — 262
    • Abdi  — 275
  • ORANG KEBANYAKAN: PARA USAHAWAN, PEMIMPIN AGAMA, PETANI, DAN PRODUSEN GARAM — 320
    • Para Usahawan — 320
    • Para Pemimpin Keagamaan: Santri, Kyai, dan Haji  — 342
    • Petani  — 359
    • Produsen Garam — 411
    • Catatan Penutup-443
  • GERAKAN-GERAKAN SOSIAL —  469
    • Latar Belakang Sosial  — 470
    • Sarekat Islam  — 490
    • Organisasi-Organisasi Lain  — 544
    • Ke Arah Konsensus — 560
    • Kesimpulan — 575
  • KESIMPULAN  — 599
    • Konfigurasi Ekologi Tegal — 600
    • Benih-Benih Perubahan  — 603
    • Hasil-Hasil Perubahan  — 606
  • CATATAN AKHIR – MADURA DITINJAU KEMBALI: ULAMA DAN PEMERINTAH — 611
  • DAFTAR KATA-KATA MADURA DAN BELANDA — 626
  • APENDIKS —  631
    • Apendiks 1 Tanah yang Dapat Ditanami di Madura dan di Jawa-Madura (dalam bau) — 633
    • Apendiks 2 Jumlah Penduduk di Madura dan Jawa-Madura — 636
    • Apendiks 3 Penumpang Madoera Stoomtram Maatschappij — 638
    • Apendiks 4 Korelasi Koefisien R dari Hasil Padi dan JJumlah Penumpang MSM Jurusan Kamal-Surabaya PP — 640
    • Apendiks 5 Kapal yang Singgah dan Pergidi Pelabuhan Sumenep 26 Desenmber 1984 sampai 4 Januari 1865 — 641
    • Apendiks 6 Distribusi Desa-Desa di Distrik Sampang, Termasuk Pulau Kambing, dan di Bagian Distrik Kota Bangkalan’Tahun 1862 — 643
    • Apendiks 7 Pekerjaan dan Pangkat dari Kepala-Kepala Desa dan Pejabat-Pejabat Tahun 1862 — 654
    • Apendiks 8 Para Pengikut Perlawanan pada Tahun 188 — 664
    • Apendiks 9 Para Fungsionaris Sarekat Islam dan Pekerjaannya — 665
  • DAFTAR PUSTAKA — 671
  • INDEKS  — 691
  • TENTANG PENULIS — 713

Info buku ini dibuat khusus oleh redaksi dalam rangka untuk mempromosikan buku yang kami jual di Gerai Kataloka. Gerai Kataloka merupakan bagian dari Organisasi Kataloka yang menaungi jual-beli buku orisinal. Oleh karena itu, jika Anda tertarik dengan buku (judul), sudi kiranya mampir di gerai kami.

Admin Kataloka

Admin situs Kataloka.org.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *