Manunggaling Kawula Gusti merupakan tulisan dari P.J Zoetmulder. Buku ini termasuk dalam kategori Disertasi (Terjemahan) yang diterbitkan Gramedia pada tahun 1990.

___

Dalam dunia akademik, peran disertasi memang tidak dapat disangkal dalam pergolakan ide, tapi bagaimana jika disertasi tersebut ditulis pada pertengahan abad 19. Masihkah relevan untuk saat ini?, atau memang hanya bisa dijadikan sebagai wawasan bahwa ada kajian mengenai hal tersebtut semata.

Manunggaling Kawula Gusti yang ditulis oleh Prof. Dr. Petrus Josephus Zoetmulder, S.J. mulai dicetak untuk pertama kali oleh Gramedia pada tahun 1990 dengan judul asli “Pantheisme Monisme in de Javansche Soeloek-Litteratuur” yang diterjemahkan dalam bentuk Bahasa Indonesia oleh Dick Hartoko. Buku ini menjelaskan tetang Pantheisme dan Moneisme yang terkandung dalam sastra suluk lama jawa.

Dalam buku ini, bagi saya yang awam, saya meniali Zoetmulder seolah memposisikan dirinya sebagai hakim/juri agama, padahal dia hanya seorang sastrawan-kerohaniawan, yang menunjukkan penyelewengan dalam agama (Jawa) yang tersirat dalam suluk. Terlepas dari itu, penulisan buku ini  sebenarnya ditujukan sebagai sumbagsih kecil untuk dunia dlam memahami jiwa sebuah negara lewat sastra-religi, yang pernah ada di disana yaitu Indonesia.

Seperti biasa. Buku terjemahan tidak akan terlepas dari salah arti yang berakhir pengaburan makna asli. P.J Zoetmulder juga sempat meragukan terjemahan dalam bahasa Indonesia pada awalnya, bahkan dia mengirim sebuah surat kepada pihak penerjemhan, dan dia menulis “It is such a wonderul book that on scholarsip displayed by Father Zoetmulder so many years ago” atau  “Semoga terjemahan dalam bahasa Indonesia ada efek yang sama terhadap pemabaca di Indonesia”.

Tidak heran dia sampai bersikap seperti demikian, karena disertasi ini juga pernah diterjemah ke bentuk bahasa Inggris di Australia. Akan tetapi dia tetap bertanggung jawab penuh atas terjemahan tersebut dan mengajak para pembaca terus berdiskusi dan memahamai secara dalam agar tidak terjadi kesalahpahaman.

Daftar Isi

  • Kata Pengantar —  vii
  • Daftar Karya Prof. Dr. PJ. Zoetmtulder, SJ. —  xi
  • Bab I. Pemerian Terhadap Pengertian Pantheisme dan Monisme — 1
  • Bab II. Pantheïsme dan Monisme dalam Islam — 20
  • Bab I. Pantheisme dan Monisme dalam Agama Hindu; Magi dan Pantheisme  — 54
  • Bab IV. Pada Perbatasan Orthodoksi  — 96
  • Bab V. Ajaran Emanasi Menurut ke-7 Martabat  — 115
  • Bab VI. Kebimbangan dalam Menerima Kemanunggalan Antara Tuhan dan Manusia  — 136
  • Bab VII. Ancka Bentuk Teori Emanasi  — 164
  • Bab VII. Tuhan Bersemayam di dalam Manusia  — 213
  • Bab IX. Monisme Radikal  — 248
  • Bab X. Perumpamaan Wayang dan Topèng  — 284
  • Bab XI Aneka Perumpamaan  — 320
  • Bab XII Ajaran Para Wali  — 352
  • Penutup  — 368
  • Catatan pada Terjemahan Teks-teks Jawa  — 371
  • Summary  — 437
  • Kepustakaan  — 441
  • Indeks  — 447
  • Riwayat Hidup Singkat  — 455

Info buku ini dibuat khusus oleh redaksi dalam rangka untuk mempromosikan buku yang kami jual di Gerai Kataloka. Gerai Kataloka merupakan bagian dari Redaksi Kataloka yang menaungi jual-beli buku orisinal. Oleh karena itu, jika Anda tertarik dengan buku (judul), sudi kiranya mampir di gerai kami.

Pengangguran suka nongkrong di warung kopi.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *