Maukah Kau Menghapus Bekas Bibirnya di Bibirku dengan Bibirmu merupakan buku yang ditulis Hamsad Rangkuti. Buku ini termasuk dalam kategori Cerpen yang diterbitkan Diva Press pada tahun 2017.

Sinopsis

Cerpen-cerpennya, sebagaimana dalam kumpulan Maukah Kau Menghapus Bekas Bibirnya di Bibirku dengan Bibirmu? Ini memperlihatkan bagaimana Hamsad Rangkuti mengolah pengalaman yang merangsang imajinasinya. Ia mengatakan kalau dirinya “pengelamun yang parah”, orang yang suka melamun atau mengkhayalkan sesuatu. Ketika ia merasa ada sesuatu yang menarik, yang bisa dikembangkan sebagai suatu cerita, maka ia pun menyusunnya menjadi sebuah alur cerita. Pada proses penulisan, inilah yang sering disebut sebagai proses pematangan ide.

Dengan gayanya yang bersahaja, atau sederhana, Hamsad Rangkuti justru mampu memikat para pembaca. Cerpen “Maukah Kau Menghapus Bekas Bibirnya di Bibirku dengan Bibirmu?” saya kira akan menjadi cerpen yang selalu diingat para pembacanya. —Agus Noor, sastrawan dan cerpenis

Kutipan

Imajinasi Liar dan Kebohongan (Proses Lahirnya Sebuah Cerpen) —- Saya adalah pengelamun yang parah. Saya suka duduk berjam-jam di atas pohon; membiarkan pikiran saya pergi ke mana dia suka, tanpa saya mengontrolnya, dan saya merasa nikmat. Saya merasa berada di dunia lain, dunia imajinasi; sebuah dunia ciptaan.

Saya suka malam hari. Malam hari adalah milik orang-orang yang terjaga. Saya seperti berhadapan dengan diri sendiri. Di dunia malam, saya selalu dekat dengan ayah saya, si penjaga malam. Dia pandai bercerita. Terutama cerita-cerita dari dunia dongeng. Oleh sebab itu, saya suka menemaninya.

Kalau Ayah tidak bercerita, saya suka menyendiri, duduk di dalam gelap memandang keluar, ke jendela rumah penambal ban sepeda. Di bingkai jendela itu anak gadisnya yang cantik selalu muncul membiarkan dirinya diselimuti cahaya bulan. Sumber: Buku Maukah Kamu Menghapus Bekas Bibirnya di Bibirku, halaman 7.

  • Daftar Isi — 5
  • Imajinasí Liar dan Kebohongan —7
  • Kesederhanan Cerita yang (Tetap) Mermpesona (Agus Noor) — 30
    • Lagu di Atas Bus — 39
    • Pispot — 52
    • Dia Mulai Memanjat! — 64
    • Nyak Bedah — 72
    • Palasik — 83
    • Petani itu Sahabat Saya — 95
    • Hukuman untuk Tom — 104
    • Ketupat Gulai Paku — 112
    • Teka-teki Orang Desa — 122
    • Wedang Jahe — 132
    • Kunang-kunang — 147
    • 10002 500! 1000! — 156
    • Sebuah Sajak — 168
    • Maukah Kau Menghapus Bekas Bibirnya di Bibirku dangan Bibirmu? — 191
    • Antena — 200
    • Saya Sedang Tidak Menunggu Tuan! — 210
  • Antara Fiksi dan Kebohongan (oleh F. Rahardi) — 225
  • Sumber Naskah — 234
  • Biografi Penulis — 235

Info buku ini dibuat khusus oleh redaksi dalam rangka untuk mempromosikan buku yang kami jual di Gerai Kataloka. Gerai Kataloka merupakan bagian dari Organisasi Kataloka yang menaungi jual-beli buku orisinal. Oleh karena itu, jika Anda tertarik dengan buku (judul), sudi kiranya mampir di gerai kami.

Admin Kataloka

Admin situs Kataloka.org.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *