Negara Bukan Bukan merupakan buku yang ditulis Nur Khalik Ridlwan. Buku ini termasuk dalam kategori Social Sciense yang diterbitkan Ircisod pada tahun 2018.

Kutipan

(Gus Dur sebagai Guru Bangsa) —  Predikat KH. Abdurrahman Wahid (selanjutnya ditulis Gus Dur) sebagai “guru bangsa” sesungguhnya tidak berangkat dari ruang kosong. Predikat mulia ini didasarkan pada warisan sosial Gus Dur yang amat banyak bagi masyarakat Indonesia, dan secara khusus bagi kaum Nahdliyin. Dalam konteks kebangsaan, misalnya, salah satu sikap teladan yang ditunjukkan Gus Dur ialah sikap oposisi demokrasi yang ia pegang teguh sepanjang hayat, sejak ia muncul sebagai ketua umum PBNU, ketua Dewan Syuro PKB, presiden, hingga lengser dari kursi kepresidenan. Dalam oposisi, ia mengajarkan kita agar senantiasa bersikap teguh dan militan dalam memperjuangkan suatu prinsip. Sumber; Buku Negara Bukan Bukan, halaman 17.

Daftar Isi

  • Persembahan untuk al-Mukarram Almarhum Gus Dur; Progresifkan Pancasila — 5
  • Pengantar Penulis Tentang “NegaraBukan-Bukan” — 9
  • Daftar Isi — 13
  • Bab 1 Gus Dur; Guru Bangsa-Guru Kaum Nahdliyin — 17
    • A. Gus Dur sebagai Guru Bangsa — 17
    • B. Gus Dur sebagai Guru Kaum Nahdliyin — 23
    • C. Gus Dur dan Buku Ini — 27
  • Bab 2 Sumber Tulisan dan Tema-Tema Pemikiran Gus Dur — 33
    • A. Sumber-Sumber Tulisan Gus Dur  — 33
    • B. Tema-Tema Pemikiran Gus Dur  — 42
    • C. Tulisan-Tulisan Gus Dur tentang Pancasila, Negara Islam, dan Hukum Islam — 46
  • Bab 3 Gus Dur, Pancasila, dan Ideologi Negara — 51
    • A Pancasila dan Ketegangan Kreatif — 53
    • B Pancasila dan Tawar Menawar yang Sepi — 57
    • C. Perlunya Mempertahankan Negara Pancasila — 62
    • D. Tentang Demokrasi Pancasila dan Penyelewengannya — 64
    • E. Pancasila dan Masalah Liberalisme — 72
    • F. Pancasila dan Nilai-Nilai Indonesia — 76
    • G. Negara Pancasila dan Masalah Negara Sekuler — 81
  • Ba 4 Gus Dur dan Penolakannya atas Pendiran Negara Islam — 87
    • A. Negara Islam Tidak Ada Konsepnya — 89
    • B. Islam Formal dan Tidak Formal — 97
    • C. Aspirasi Ideologi Islam dalam Sejarah Bangsa Indonesia —  100
    • D. Islam dalam Nation-State Indonesia — 107
  • Bab 5 Gus Dur dan Hukun Islam di Tengah Kebangsaan Indonesia — 113
    • A. Perlunya Penyegaran Hukum Islam — 115
    • B. Hukum Islam dan Pribumisasi Islam — 121
    • C. Perspektif HAM dalam Hukum Islam — 127
    • D. Demokratisasi; Artikulasi Hukum Islam di Tengah Kebangsaan — 137
  • Bab 6 Gus Dur dan Nahdliyin-Nasionalis Pro-Kerakyatan — 145
    • A. Bukan Liberalisme; Masalah Dasar-Dasar Progresivitas Gus Dur — 145
    • B. Gus Dur, NU, dan Kepentingan Nasional; Tentang Pancasila, Negara Islam, dan Hukum Islam — 161
    • C. Kerangka Besar Pemikiran Gus Dur dan Penafsirannya tentang Kebangkitan Islam — 181
    • D. Pemikiran Gus Dur, Kekuasaan Rezim, dan Masalah Konsistensi Gagasan — 189
  • Bab 7 Negara Pancasila, Cita-Cita Gus Dur, dan Kerja-Kerja yang Belum Selesai —  197
  • Tambahan 1: Pancasila sebagai Ideologi dalam Kaitannya dengan Kehidupan Beragama dan Berkepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa — 209
  • Tambahan 2: Kutipan-Kutipan Penting Gus Dur tentang Pancasila — 219
  • Tambahan 3: Pancasila dan Indonesia Adalah Kita; Mempertajam Perjuangan Generasi Baru Muslim Indonesia — 223
  • Tambahan 4: Memprogresifkan Pancasila dan Masalah-Masalah Bangsa Kita — 235
  • Daftar Pustaka — 243
  • Indeks  — 249
  • Tentang Penulis — 253

Info buku ini dibuat khusus oleh redaksi dalam rangka untuk mempromosikan buku yang kami jual di Gerai Kataloka. Gerai Kataloka merupakan bagian dari Organisasi Kataloka yang menaungi jual-beli buku orisinal. Oleh karena itu, jika Anda tertarik dengan buku (judul), sudi kiranya mampir di gerai kami.

Admin Kataloka

Admin situs Kataloka.org.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *