Pilgrim merupakan buku yang ditulis oleh Trias Kuncahyono. Buku ini termasuk dalam kategori Refrensi / Catatan Perjalanan yang diterbitkan Kompas pada tahun 2017.

Kutipan

DI PUNCAK GOLGOTA —  Aku berdiri termangu dalam keharuan di depan Gereja Makam Suci. Inilah gereja yang oleh umat Kristiani dianggap paling suci. Sebab, Gereja Makam Suci berdiri di atas puncak Bukit Golgota, yang diyakini sebagai tempat Yesus disalibkan. Selain itu, gereja ini juga berdiri di atas tempat di mana makam, sepulchrum, Yesus Kristus berada. Karena itu, Gereja Makam Suci, disebut juga Gereja Makam Kristus.

Gereja Makam Suci berada di Wilayah Kristen, salah satu wilayah dari Kota Lama. Kota Lama dibagi menjadi empat bagian. Empat bagian atau wilayah itu namanya disesuaikan dengan komunitas yang mendiami wilayah tersebut secara eksklusif. Keempat wilayah itu adalah Wilayah Kristen, Muslim, Yahudi, dan Armenia. Kita memulai Jalan Salib, menyusuri Via Dolorosa mulai dari Wilayah Muslim, masuk ke Wilayah Kristen. Sebenarnya, pembagian wilayah tersebut lebih bernilai artifisial dan hanyalah pembagian untuk memudahkan orang membuat peta tentang Kota Lama, ketimbang dikripsi etnografi yang sebenarnya. Di Wilayah Armenia, misalnya, hanya ada satu gereja Armenia, tetapi ada empat gereja denominasi lain, yakni Gereja Siria, Gereja Maronit, Gereja Ortodoks, dan Gereja Anglikan. Selain itu, di Wilayah Armenia Juga ada sebuah lembaga milik Katolik dan hostel Lutheran. Di Wilayah Armenla berdiri megah Gereja Santo James atau Yakobus. Menurut catatan sejarah gereja itu dibangun pada abad XII. Gereja tersebut dipersembahkan kepada Santo Yakobus, yang disebut sebagai saudara Yesus anak Yosef lain ibu dan yang kemudian menjadi uskup pertama jerusalem. — Pilgrim.

Hal yang sama juga dapat kita jumpai di Wilayah Muslim. Di wilayah ini, seperti yang sudah aku ceritakan, kita memulai perarakan Jalan Salib, dari istana Pontius Pilatus menuju Bukit Golgota, Gereja Makam Suci. Di sepanjang jalan menuju Golgota, masih di Wilayah Muslim, kita melewati tempat-tempat suci Kristen, seperti Gereja Santa Anna, Biara Suster-suster Zion, Gereja Ecce Homo, dan Seminari White Father. Semuanya ada sejak dahulu, dan tidak masalah. Artinya aman-aman saja. — Sumber: Buku Pilgrim, halaman, 301-302.

Daftar Isi

  • Pengantar Mgr. l. Suharyo — x
  • Ungkapan Hati Penulis — xvi
  • Lembaran Pembuka — 1
    • Ular Tembaga dl Puncak Gunung — 17
    • Bukit Sabda Bahagia — 43
    • Berhenti di Kota lunan — 69
    • Di Puncak Gunung Tabor — 107
    • Perkawinan di Kana — 133
    • Perawan dari Nazaretn — 149
    • Rabu Pagi di Bethtenem — 181
    • Suatu Malam di Gethseman — 221
    • Tuhan, Ajarilah Kami Berdoa — 245
    • Menyusuri Via Dolorosa — 273
    • Di Puncak Golgota — 301
    • Dari Sini Gereja Bermula — 335
    • Yerikho, Kampung Halaman Zakheus — 371
  • Bahan-bahan Pendukung — 387
  • Indeks — 391
  • Tentang Penulis — 401

Info buku ini dibuat khusus oleh redaksi dalam rangka untuk mempromosikan buku yang kami jual di Gerai Kataloka. Gerai Kataloka merupakan bagian dari Organisasi Kataloka yang menaungi jual-beli buku orisinal. Oleh karena itu, jika Anda tertarik dengan buku (judul), sudi kiranya mampir di gerai kami.

Admin Kataloka

Admin situs Kataloka.org.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *