Sang Nyai 3 merupakan buku yang ditulis Budi Sardjono. Buku ini termasuk dalam kategori Novel yang diterbitkan Diva Press pada tahun 2018.

Kutipan

Sate Klathak — Kebiasaan itu sudah melekat dalam tubuh dan tidak bias dihindari. Aku selalu terbangun lewat tengah malam. Ketika membuka mata, aku melihat langit-langit kamar secara samar. Cahaya lampu minyak dari ruang tamu menerobos masuk lewat celah pintu yang tidak tertutup rapat. Kedua tanganku meraba-raba di kanan kiri tubuh. Ini bukan tikar pandan, tetapi kain seprai. Aku berada di kamar tidur. Siapa yang memindahkan tubuhku dari emperan beralas tikar pandan masuk ke kamar yang nyaman ini? Bukankah hanya ada aku dan Gini? Kuatkah perempuan itu membopong tubuhku? Ketika aku menoleh ke kiri, Gini tampak tidur pulas. Napasnya lembut, keluar masuk sangat teratur. Tapi ada yang aneh, tali kimono lepas. Atau sengaja dilepas? Sehingga tubuhnya terbuka dari atas ke bawah.

Aku menghela napas. Lamat-lamat terdengar kokok ayam hutan. Suaranya khas, beda dibanding ayam kampong. Deburan ombak juga tidak henti-hentinya terdenngar menghantam tembok karang.

Sebuah peristiwa yang aneh, di tempat yang aneh, dan pada waktu yang aneh.

Siapakah sebenarnya perempuan bernama Gini Nareswari ini? Benarkah perempuan ini asli Gunungkidul dan jadi pengusaha di Jakarta? Terlalu cerdas untuk seorang pengusaha salon dan butik batik. —  Sumber; Buku Sang Nyai 3, halaman 47-48.

Daftar Isi

Info buku ini dibuat khusus oleh redaksi dalam rangka untuk mempromosikan buku yang kami jual di Gerai Kataloka. Gerai Kataloka merupakan bagian dari Organisasi Kataloka yang menaungi jual-beli buku orisinal. Oleh karena itu, jika Anda tertarik dengan buku (judul), sudi kiranya mampir di gerai kami.

Admin Kataloka

Admin situs Kataloka.org.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *