Serat Centhini 1 merupakan buku yang dituturkan ulang oleh Agus Wahyudi. Buku ini termasuk dalam kategori Agama dan Spiritual yang diterbitkan Kompas pada tahun 2015.

Kutipan

“Anakku,  orang yang berbuat sesuatu dengan disertai pamrih itu adalah orang yang tidak sayang pada tubuhnya sendiri, tidak kasihan pada jasmaninya, maka ia pasti akan terperosok dan tidak akan memperoleh wahyu ilmu. la akan merusak rambang, selalu bingung, dan hanya ingin selalu memiliki apa yang dimiliki orang lain. la belum mengetahui laku-laku dan pelak-pelik ilmu sehingga bertingkah sewenang-wenang. Ia mengira ilmunya sudah benar, tak merasa kalau ia menjadi bahan tertawaan orang lain dan manusia-manusia unggul. Ia adalah orang yang bodoh dan sangat bebal. Tak menyadari kalau sedang terkena jerat karena sudah berhati setan. la sudah bingung pada jalannya sendiri karena tidak hati-hati. Hatinya terlena karena kerasukan iblis, tak tahu malu dan tak peduli pada aib.

“Hidup ini memang penuh dengan kesulitan tetapi harus dihadapi dan berusaha agar mendapatkan hasil yang baik bagi diri sendiri dan agar ilmunya bermanfaat bagi orang lain. Caranya adalah dengan berjaga setiap malam, senantiasa mencegah makan, bersikap rendah hati, banyak tersenyum seperti senyumnya dhuyung, menampakkan raut muka yang manis, berhati sabar, senyumnya menjadi pesona pemikat, dan tidak menuruti pikiran yang salah. Perlakukanlah badan ini seperti sampah yang terserak di lautan, yang bergerak semata mengikuti gerakan ombak air laut.

Demikian pula seorang kawula, tidak memiliki kehendak semata mematuhi kuasa Gusti. Diri kawula itu tanpa kehendak dan terliput pada Yang Tunggal, tenggelam dalam lautan. Tidak ada yang menjadi tujuan hatinya, sudah bingung karena merasa diri sudah tak lagi ber-Tuhan. Hakikat pengetanuannya kosong. Sudah buta tak bisa melihat apa-apa….. —- Seumber: Buku Serat Centhini 1, halaman. 132.

Daftar Isi

  • Sekapur Sirih — v
  • Daftar Isi — ix
  • Mukadimah — 1
  • Babad Giri dan Mataram — 3
    • Kisah dari Giri — 5
    • Ramalan Sunan Giri Prapen — 17
    • Persekutuan Mataram dan Surabaya — 25
    • Runtuhnya Giri — 41
    • Tawanan yang Dimuliakan — 63
  • Pengembaraan Jayengresmi — 77
    • Melihat Reruntuhan Istana Majapahit — 79
    • Perjalanan ke Panataran dan Lodhaya — 85
    • Mendapat IImu Khasiat Hewan Jinak — 93
    • Ilmu Membuat Keris dan Tombak — 103
    • Menapaki Jejak Sang Naga — 109
    • Pepali Ki Ageng Sela — 127
    • Berburu lImu Petung dan Senggama — 137
    • Melihat Reruntuhan Istana Demak — 149
    • Di Gunung Muria: Berguru Petung dan Nujum — 161
    • Di Gunung Panegaran: Diwejang Ngelmu Kasatriyan — 177
    • Kisah Syekh Siti Jenar — 185
    • Wejangan Ngelmu Kasampurnan — 193
    • Adu Kesaktian Melawan Maharesi Narawita — 201
    • Belajar Ngelmu Pawukon — 207
    • Wasiat dari Wasi Singgunkara — 225
    • Ngelmu Sangkan Paran — 229
    • Memberi Wejangan Martabat Tujuh — 237
    • Belajar Pranata Mangsa — 245
    • Candrasengkala — 251
    • Ngelmu Pananggalan — 269
    • Amalan Harian dan Zaman Huru-Hura — 275
    • Membangun Padepokan di Gunung Salak — 287
    • Akhir dari Perjalanan Jasmani — 293
  • Pengembaraan Jayengsari dan Rancangkapti — 299
    • Mampir di Desa Sidacremi — 301
    • Ke Pasuruan Hingga Malang — 305
    • Keramahan Warga Gunung Tengger Utara — 315
    • Enam Aliran Ajaran Buddha — 323
    • Enam Syariat Agama Langit — 333
    • Kisah Dewi Sri — 341
    • Di Gunung Lamongan — 353
    • Pengajaran Shalat dari Syekh Amongbudi — 363
    • Ilmu tentang Sifat-Sifat Tuhan — 371
    • Kisah Hawa Nafsu — 381
    • lmu Tafsir Mimpi — 403
    • Tinggal di Pekalongan:   Belajar Iimu Tujuh Sebab Kebahagiaan — 415
    • Ditinggal Wafat Orang Tua Angkat — 419
    • Menjelajah Dieng: Belajar Filosofi Para . Tokoh Wayang — 427
    • Diangkat Anak oleh Syekh Ahadiyat — 461
  • Daftar Pustaka — 469
  • Tentang Penulis — 471

Info buku ini dibuat khusus oleh redaksi dalam rangka untuk mempromosikan buku yang kami jual di Gerai Kataloka. Gerai Kataloka merupakan bagian dari Organisasi Kataloka yang menaungi jual-beli buku orisinal. Oleh karena itu, jika Anda tertarik dengan buku (judul), sudi kiranya mampir di gerai kami.

Admin Kataloka

Admin situs Kataloka.org.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *