Serat Centhini 2 merupakan buku yang dituturkan ulang oleh Agus Wahyudi. Buku ini termasuk dalam kategori Agama dan Spiritual yang diterbitkan Kompas pada tahun 2015.

Kutipan

Mas Cebolang. Seorang pemuda berparas tampan, putra Syekh Ahadiyat dari Gunung Sokayasa. Wajahnya elok rupawan seperti wayang lanyapan, kulit halus bak seorang wanita saja. Gaya bicaranya menarik siapa saja yang mendengarkannya. Dia juga unggul, bisa mengatasi segala masalah. Maka tak berlebihan jika ia menjadi pujaan di Sokayasa.

Suatu hari, Mas Cebolang pergi meninggalkan Sokayasa dengan diiringi empat orang abdi. Ia hendak mengembara untuk mencari ilmu. Pertama-tama, mereka berjalan menuju arah barat daya hingga tiba di wilayah Purbalingga, berhenti di makam Dukuh. Mereka menuju ke rumah tetua Dukuh yang bernama Ki Demang Srana. Dengan logat santun mereka memperkenalkan diri dan diperkenankan masuk oleh Ki Demang, diterima di balai-balai.

Ki Demang bertanya, “Angger ini siapa dan dari mana asalnya?

Dijawabnya, “Nama saya Cebolang, Ki. Saya berasal dari Gunung Sokayasa, Adapun tujuan saya ini tidak pasti, Ki. Hanya sekadar mengikuti langkah kaki saja. Kami sudah cukup lama di perjalanan. Jika Paduka berkenan, 1Z1inkan kami bermalam di sini. Kiai tak usah repot-repot karena besok pagi kami akan langsung melanjutkan perjalanan.”

Ki Demang berkata, “Itu lebih baik, Nak. Malahan saya harap kalian tinggal di sini tiga malam sekalian, syukur jika bisa membantu pekerjaanku.”

Maaf, Kiai. Pekerjaan apa itu?'”

Jawab Ki Demang, “Hanya menjaga makam orang yang diagungkan di sini, yakni makam Syekh Jambukarang. Letaknya di Gunung Lawet, di puncak gunung sana. Saya di sini sebagai demang pradikan yang bebas pajak, masuk bagian wilayah Mataram. Saya dianugerahi gelar Ki Demang Srana. Saya menjalani tugas ini berdua dengan teman saya, namanya Ki Sraya. Dia adalah juru kunci yang tinggal di Desa Panusupan.

Cebolang bertanya, “Maaf, Ki. Bagaiaman dulu tentang cerita Syekh Jambukarang ini, dan bagaimana tatacara erziarah kesana?”

Ki Demang menjawa “Begini , Ngger…..  — Sumber: Buku Serat Centhini 2, halaman 3-4.

Daftar Isi

  • Sekapur Sirih — v
  • Daftar Isi — ix
  • Pengembaraan Cebolang — 1
    • Di Makam Syekh Jambukarang — 3
    • Menjelajah Cilacap — 9
    • Di Umbul Keramat Jumprit — 21
    • Ngelmu Katuranggan — 27
    • Ngelmu Petung Kuda — 45
    • Merapi Meletus.  49
    • Bertemu Syekh Wakidiyat:   Menikahi Empat Endang — 59
    • Wejangan Olah Asmara — 71
    • Masalah Idah dan Perceraian — 75
    • Seluk-Beluk Pernikahan — 81
    • Di Candi Borobudur dan Mendut — 87
    • Sampai di Mataram: Ziarah ke Makam Panembahan Senopati — 95
    • Belajar Ilmu Asmara kepada Ki Amongtrustha — 101
    • Ilmu Keris dan Tombak — 109
    • Gamelan — 129
    • Cara Menunggang  Kuda. 129
    • Petungan Bulan dan Tabiat Neptu — 133
    • Tanda-tanda Alam — 165
    • Penyembelihan Kerbau untuk Hajatan — 175
    • Aneka Sabuk dan Sajen Persiapan Pengantin —  185
    • Menjelang Akad Nikah — 193
    • Jagong Manten: Mukjizat, Derajat Para Wali, Wejangan Nabi Khidir, dan Kisah dari Baghdad — 219
    • Jagong Manten: Kisah Jimat Kalimasada — 219
    • Jagong Manten: Wayang Ciptaan Para Wali — 231
    • Jagong Manten: Kisah dari lstambul — 241
    • Jagong Manten: Asal-usul Tari Wireng dan Ilmu Pranata Mangsa — 257
    • Jagong Manten: Asal-usul Wayang Purwa — 261
    • Jagong Manten: Mandi dan Puasa Sunah — 271
    • Asal Mula Aksara dan Bahasa — 275
    • Kisah Kesetiaan Istri — 285
    • Kisah Siti Murtasiyan — 311
    • Kisah Abdullah Jauhari dan istrinya — 339
    • Persiapan Pentas Wayang: Aneka Sajen dan Jajanan Pasar — 351
    • Pentas Wayang: Lakon Partadewa — 363
    • Pentas Wayang: Lakon Ruwatan Murwakala — 379
    • Upacara Bakda Pernikahan — 435
  • Daftar Pustaka — 441
  • Tentang Penulis — 443

Info buku ini dibuat khusus oleh redaksi dalam rangka untuk mempromosikan buku yang kami jual di Gerai Kataloka. Gerai Kataloka merupakan bagian dari Organisasi Kataloka yang menaungi jual-beli buku orisinal. Oleh karena itu, jika Anda tertarik dengan buku (judul), sudi kiranya mampir di gerai kami.

Admin Kataloka

Admin situs Kataloka.org.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *