Tionghoa Dalam Novel Ca Bau Kan merupakan buku yang diterjemahkan Sainul Hermawan. Buku ini termasuk dalam kategori Sastra/Esai yang diterbitkan Basabasi pada tahun 2018.

Sinopsis

Indonesia merupakan masyarakat-bangsa yang sangat heterogen, baik dari segi agama, kebudayaan, maupun etnisitas. Heterogenitas yang demikian sesungguhnya merupakan peluang baginya untuk mengembangkan sebuah sistem sosio-kultural yang sangat kaya, plural, dan bahkan multikultural, yang pada gilirannya memberi banyak modal untuk dapat beradaptasi dengan baik dengan segala kemungkinan perubahan yang terjadi akibat semakin ekstensif dan intensifnya persentuhan masyarakat dengan berbagai kekuatan sosial, kultural, ekonomi, dan politik yang datang dari luar sebagaimana yang antara lain dan terutama dimungkinkan oleh globalisasi ekonomi dan informasi.

Novel Remy Silado yang dibahas di dalam buku ini menjadi karya yang amat berharga karenanya. Dengan karya Remy itu kelompok-kelompok masyarakat lain akan dapat mengenal kelompok etnis Tionghoa dari jarak yang lebih dekat. Namun, karena penuturnya bukanlah orang Tionghoa sendiri, tidak tertutup kemungkinan terjadinya bias stereotipikal dalam penuturan novel tersebut. ltulah sebabnya, penuturan Remy itu pun perlu dibaca dengan kritis. Dan pembacaan kritis itulah yang dilakukan oleh buku karya Sainul Hermawan ini. (Prof. Dr. Faruk HT

Kutipan

Wacana Ke-WNI-an Tionghoa  — Anggapan minor yang menyebut  Tionghoa sebagai pendatang, perantau, orang luar, bukan anggapan yang muncul secara alamiah, melainkan anggapan yang disebabkan oleh proses-proses historis yang terus mengupayakan melalui wacana sistematis agar Tionghoa tetap berada di posisi sebagai Yang Lain (theOther). Dalam sub-bagian ini dipaparkan secara singkat wacana tentang bagaimana proses sistematis pengasingan Tionghoa terjadi di Indonesia sejak masa Soekarno sampai sekarang. Sumber; Tionghoa Dalam Novel Ca Bau Kan, halaman 58.

Daftar Isi

  • UNGKAPAN TERIMA KASIH — 5
  • DAFTAR ISI — 7
  • ETNIS TIONGHOA DAN PERSOALAN PLURALISME DI INDONESIA – Pengantar De. Faruk  — 9
  • Reformasi, Tionghoa, dan Sastra — 19
  • Bingkai Teoretis — 36
  • Foucault, Wacana, dan Sastra — 38
  • Sistematika Buku Ini — 51
  • Konstruksi Tionghoa dalam Wacana- Wacana — 55
  • Wacana Ke-WNI-anTionghoa — 58
  • Wacana Ekonomi Tionghoa — 70
  • Wacana Istilah Tionghoa/Cina — 82
  • Konfigurasi Tionghoa dalam Ca-bau-kan Deskripsi Etnografis — 87
  • Bahasa — 91
  • Sistem Mata Pencaharian — 107
  • Organisasi Sosial — 123
  • Sistem Religi — 160
  • Sistem Pengetahuan — 175
  • Etnografi, Inklusi, Eksklusi, Sirkulasi — 186
  • Ambivalensi Wacana Pembelaan — 192
  • Kesimpulan — 203
  • DAFTAR PUSTAKA — 207
  • LAMPIRAN — 221
  • DAFTAR SINGKATAN —  229
  • TENTANG PENULS — 245
  • INDEKS — 247

Info buku ini dibuat khusus oleh redaksi dalam rangka untuk mempromosikan buku yang kami jual di Gerai Kataloka. Gerai Kataloka merupakan bagian dari Organisasi Kataloka yang menaungi jual-beli buku orisinal. Oleh karena itu, jika Anda tertarik dengan buku (judul), sudi kiranya mampir di gerai kami.

Admin Kataloka

Admin situs Kataloka.org.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *